
Bentuk pola ceplok sangat kuno adala pola kawung. Siapa kreator motif ini dan sejak kapan mulai eksis di lembar wastra batik?
Entahlah! Yang pasti,pola dengan motif-motif ceplok ini konon terinspirasi oleh bentuk buah kawung (buah atap atau bua aren) yang dibelah empat,yang keempat bagian buah bersama intinya itu melambangkan empat arah (penjuru) utama dalam agama Budha.
Pada dasarnya,ceplok merupakan kategori ragam hias berdasarkan pengulangan bentuk geometri ,seperti segi empat,empat persegi panjang,bulat telur,ataupun bintang.
Ada banyak varian lain dari pola ceplok,semisal ceplok sriwedari dan ceplok keci. Batik truntum juga masuk kategori pola ceplok.

batik bermacam motifnya ya,,