Bentuk Gaya Batik : Ceplok

batik kawung
Bentuk pola ceplok sangat kuno adala pola kawung. Siapa kreator motif ini dan sejak kapan mulai eksis di lembar wastra batik?
Entahlah! Yang pasti,pola dengan motif-motif ceplok ini konon terinspirasi oleh bentuk buah kawung (buah atap atau bua aren) yang dibelah empat,yang keempat bagian buah bersama intinya itu melambangkan empat arah (penjuru) utama dalam agama Budha.
Pada dasarnya,ceplok merupakan kategori ragam hias berdasarkan pengulangan bentuk geometri ,seperti segi empat,empat persegi panjang,bulat telur,ataupun bintang.
Ada banyak varian lain dari pola ceplok,semisal ceplok sriwedari dan ceplok keci. Batik truntum juga masuk kategori pola ceplok.

This entry was posted on Thursday, June 24th, 2010 at 5:13 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Bentuk Gaya Batik : Ceplok”

  1. el Says:

    batik bermacam motifnya ya,,

  2. Utut Says:

    Nice Info MasDab, terus share info tentang batik ya…

  3. Belajar Membuat Batik Indonesia « Kisahku Says:

    [...] majalah Femina no 41 tahun 2009 5 motif batik yang terpopuler yaitu parang, kawung (dulu juga hanya dikenakan di keraton) , sidomukti (berupa burung garuda yang melambangkan [...]

Leave a Reply