<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Batik Yogyakarta &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://www.batikyogyakarta.com/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.batikyogyakarta.com</link>
	<description>Informasi Seputar Batik Dan Jogja</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 08:22:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Aplikasi Batik dalam Busana (2)</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2-2/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 05:04:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Busana Pesta 
1. Jika anda ingin membuat busana pesta atau resmi dari kain batik,anda bisa menggunakan berbagai jenis motif dan paduan warna. Yang penting,pilihlah warna serta motif yang sesuai dengan jenis acara yang akan anda hadiri (suasana pesta).
2. Untuk acara pesta yang beratmosfer santai atau semi resmi,anda bisa memilih batik bermotif fauna dan flora dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Busana Pesta </strong></p>
<p>1. Jika anda ingin membuat busana pesta atau resmi dari kain batik,anda bisa menggunakan berbagai jenis motif dan paduan warna. Yang penting,pilihlah warna serta motif yang sesuai dengan jenis acara yang akan anda hadiri (suasana pesta).<br />
2. Untuk acara pesta yang beratmosfer santai atau semi resmi,anda bisa memilih batik bermotif fauna dan flora dalam paduan warna cerah ataupun terang.<br />
3. Untuk acara pesta yang resmi,<a href="http://jogja-batik.com">batik bermotif flora</a> dan fauna dalam paduan warna yang cerah ataupun terang.<br />
4.Untuk acara pesta yang resmi,batik bermotif geometris berukuran sedang atau motif-motif klasik seperti motif jlamprang dan truntum dalam sentuhan warna terang atau gelap yang terkesan mewah bisa menjadi pilihan yang tepat.<br />
5.Batik bermotif flora juga bisa anda pilih untuk menciptakan busana resmi yang terkesan elegan.<br />
6. Buatlah busana untuk pesta (resmi maupun tidak resmi) bermotif batik yang siluetnya simple namun berdetail cantik dan unik,seperti ikatan pita atau memainkan pola-pola draperi.<br />
7.Untuk busana pesta ,anda bisa memilih batik yang terbuat dari katun,sutra (sutra satin,raw silk,crepe silk)dan tenun ATBM (alat tenun bukan mesin).<br />
<span id="more-233"></span><br />
<strong>Busana Casual</strong><br />
1. Pilih batik bercorak fauna dan flora dal;am paduan warna cerah,sehingga memberi kesan aktif dan ceria.<br />
2. Jika anda bertubuh besar,pilihlah motif batik yang ukurannya sedang. Hindari motif  yang ukurannya terlalu besar ataupun terlalu kecil.<br />
3. Apabila anda bertubuh mungil,pastikan anda untuk memilih motif batik berukuran kecil.<br />
4.Agar nyaman dipakai,untuk busana casual pilihlah batik yang terbuat dari katun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Batik Dalam Busana</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 05:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Tampil menarik dan elegan dengan batik memang bukan hal yang mudah. Anda harus jeli dalam menggunakan kain,motif serta warna batik yang menarik.
Busana kerja 
1. Pilihlah batik dalam kombinasi warna gelap atau pastel,serta bercorak geometris agar penampilan anda tetap terlihat rapi,simple dan formal.
2.Untuk anda yang bertubuh besar,pilihlah motif yang geometris yang berukuran sedang atau kombinasi motif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampil menarik dan elegan dengan<a href="http://jogja-batik.com"> batik </a>memang bukan hal yang mudah. Anda harus jeli dalam menggunakan kain,motif serta warna batik yang menarik.</p>
<p><strong>Busana kerja </strong><br />
1. Pilihlah batik dalam kombinasi warna gelap atau pastel,serta bercorak geometris agar penampilan anda tetap terlihat rapi,simple dan formal.<br />
2.Untuk anda yang bertubuh besar,pilihlah motif yang geometris yang berukuran sedang atau kombinasi motif geometris yang besar dengan yang berukuran kecil agar sesuai dengan proporsi tubuh anda.<br />
3. Bila tubuh anda mungil,jangan ragu untuk memilih batik yang bermotif geometris berukuran sedang agar bentuk tubuh anda tampak lebih proporsional.<br />
4.Untuk aktivitas kerja,pastikan anda memilih desain busana yang simple namun tegas sehingga tetap berkesan profesional. Hanya jika diperlukan,bisa ditambah detail atraktif yang terkesan minimalis,seperti opnaissel,ploi,saku,atau tali pinggang.<span id="more-231"></span><br />
5.Untuk busana kerja pilihlah batik yang terbuat dari bahan katun dan tambahkan superlining sebagai pelapis dalam (furing) agar jatuhnya busana terlihat lebih tegas dan rapi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/aplikasi-batik-dalam-busana-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih batik Untuk Wedding</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/memilih-batik-untuk-wedding/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/memilih-batik-untuk-wedding/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 04:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anda memilih kain batik sebagai busana pengantin anda,memilih motif kain batik sesuai dengan tema dan adat budaya yang akan dipakai merupakan hal yang harus diperhatikan. Untuk itu,bicarakan lebih dulu dengan designer serta dengan tokoh adat agar terhindar dari kekeliruan.
Setiap motif batik klasik selalu memiliki filosofi,nilai dan makna tersendiri. Beberapa motif bahkan ada yang dianggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika anda memilih kain batik sebagai busana pengantin anda,memilih motif kain batik sesuai dengan tema dan adat budaya yang akan dipakai merupakan hal yang harus diperhatikan. Untuk itu,bicarakan lebih dulu dengan designer serta dengan tokoh adat agar terhindar dari kekeliruan.<br />
Setiap motif batik klasik selalu memiliki filosofi,nilai dan makna tersendiri. Beberapa motif bahkan ada yang dianggap sakral dan hanya dapat dipakai pada kesempatan atau peristiwa tertentu,seperti dalam adat dan budaya Jawa. Batik yang dipakai untuk upacara pernikahan tentunya tidak sama dengan batik yang digunakan saat menghadiri acara lelayu (dalam bahasa Jawa berarti kematian).</p>
<p><strong>Beragam Motif</strong><br />
Batik yang digunakan dalam acara pernikahan pun berbeda-beda.Kain yang dipakai oleh orang tua pengantin dengan yang dipakai pengantinnya sendiri tidak sama,apalagi dengan para tamu undangannya. Motif batik yang dipakai orang tua pengantin saat pernikahan juga berbeda dengan kain yang dipakai saat upacara siraman. Kedengarannya terkesan ribet ya? Untuk satu acara saja seseorang bisa membutuhkan beberapa jenis kain batik dengan motif yang berbeda. Hal ini tidak lepas karena setiap corak batik memiliki lambang masing-masing yang menentukan pemakaian atau penggunaannya.<br />
<a href="http://jogja-batik.com">Motif parang</a>,motif jenis ini sangat jarang digunakan untuk menghadiri acara pernikahan,apalagi dipakai sebagai busana pengantin. Parang artinya benda tajam,dalam tradisi jawa penggunaan <a href="http://www.batikyogyakarta.com/corak-utamacorak-tambahan-dan-corak-pinggir-pada-batik/">motif </a>parang saat acara pernikahan dipercaya dapat menimbulkan perang dalam rumah tangga atau menyebabkan rumahtangga yang dibangun si pengantin kelak akan dipenuhi dengan pertengkaran.<br />
Motif Sidomukti atau dinamakan juga sebagai sawitan (sepasang). Berasal dari kata sido yang berarti hidup berkecukupan dan bahagia. Motif ini melambangkan harapan akan masa depan yang baik dan penuh kebahagiaan untuk kedua mempelai. Karena artinya ini,motif sidomukti termasuk motif yang paling populer digunakan oleh pengantin pria dan wanita pada acara pernikahan.<span id="more-197"></span><br />
Selain sidomukti terdapat pula motif sidoasih yang maknanya hidup dalam kemuliaan dan motif sidoluhur yang berarti hidup selalu berbudi luhur. Ada pula motif yang bukan sawitan kembar,tetapi biasanya dipakai pasangan pengantin yaitu motif Ratu Ratih berpasangan dengan Semen rama,yang melambangkan kesetiaan seorang istri kepada suaminya.<br />
Pada upacara perkawinan orang tua pengantin biasanya memakai motif truntum yang dapat pula berarti menuntun,yang maknanya menuntun kedua mempelai dalam memasuki liku-liku kehidupan baru yaitu berumah tangga. Dikenal juga motif Sido Wirasat,wirasat berarti nasehat,dan pada motif ini selalu terdapat kombinasi Truntum di dalamnya,yang melambangkan orangtua akan selalu memberi nasihat dan menuntun kedua mempelai dalam memasuki kehidupan berumahtangga. Sebenarnya masih banyak lagi motif yang bisa dipakai pasangan pengantin,semuanya diciptakan dengan melambangkan harapan,pesan,niatn dan itikad baik kepada pasangan pengantin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/memilih-batik-untuk-wedding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shopping Batik Ready To Wear</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/shopping-batik-ready-to-wear/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/shopping-batik-ready-to-wear/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 03:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Produk Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Teliti Sebelum Membeli&#8221;,itulah pedoman yang umum dan harus tetap diingat bagi konsumen batik. Selain memperhatikan keaslian batik,bahan,motif hingga pola jahitan,harus tak lepas dari pandangan.
Dahulu batik memang masih belum tren. Karena itu,harganya relatif mahal juga tak semua orang mau memakainya. Kini setelah menjadi trend fashion,batik makin diminati. Aplikasinya juga tak hanya berupa lembaran kain,tapi sudah menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Teliti Sebelum Membeli&#8221;,itulah pedoman yang umum dan harus tetap diingat bagi konsumen batik. Selain memperhatikan keaslian batik,bahan,motif hingga pola jahitan,harus tak lepas dari pandangan.</p>
<p>Dahulu batik memang masih belum tren. Karena itu,harganya relatif mahal juga tak semua orang mau memakainya. Kini setelah menjadi trend fashion,batik makin diminati. Aplikasinya juga tak hanya berupa lembaran kain,tapi sudah menjadi busana siap pakai alias ready to wear.</p>
<p>Cermat sebelum membeli<br />
Di toko-toko dan dipasar-pasar batik memang dijual bermacam-macam kain batik. Harganya pun sangat bervariasi,dari yang cukup murah sampai yang  super mahal. Dari segi teknik atau cara pembuatannya,ada 5 jenis kain batik yang dijual,yaitu batik tulis,batik kombinasi (kombinasi motif batik cap dan batik tulis),batik cap,batik printing,dan batik cabut (kombinasi batik printing dan batik tulis)<br />
Untuk mengetahui dengan jelas,apakah sehelai kain batik itu termasuk jenis batik tulis atau yang lain,diperlukan kejelian dan ketelitian ekstra. Ada beberapa ciri dari setiap<a href="http://jogja-batik.com"> jenis batik</a>.<br />
1. Biasanya pembuatan batik biasa dan batik tulis memiliki gambar serta motif yang tidak sama persis (asimetris).Ada bagian yang terlalu kecil dan bagian yang terlalu besar. Rengrengan dan Essean dalam tiap gambar juga tidak sama besar kecilnya.<br />
2. Motif batik tulis selalu dibatik terusan. Maksudnya,sesudah dibatik rengrengan dibatik lagi di belakang kain agar motif kelihatan lebih jelas.<br />
3.Motif batik tulis gentongan,biasanya memiliki aroma yang khas,karena kain batik ini disoga atau diwarnai dengan bahan-bahan alami seperti kulit kulit kayu,rumput ilalang,dan sebagainya.<br />
4.Bahan kain atau mori yang dipakai biasanya lebih berat dibanding mori untuk jenis batik lainnya.<br />
5.Untuk batik tulis gentongan,motifnya semakin kecil-kecil dan rumit. Biasanya batik semakin halus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/shopping-batik-ready-to-wear/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ruang Tamu dengan Aksen Batik</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/ruang-tamu-dengan-aksen-batik/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/ruang-tamu-dengan-aksen-batik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 03:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Indra Zaka Permana
Keramahan adalah salah satu ciri khas bangsa kita. Komunikasi yang nyambung dan interaktif, itu bisa jadi satu ciri. Nah, batik bisa jadi cara kita untuk menambah kesan ramah.
Batik, budaya menghias kain agar terlihat menarik merupakan salah satu kelebihan yang terpendam dari bangsa Indonesia. Olahannya yang relatif rumit, seolah menggambarkan jalinan perbedaan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: Indra Zaka Permana<br />
Keramahan adalah salah satu ciri khas bangsa kita. Komunikasi yang nyambung dan interaktif, itu bisa jadi satu ciri. Nah, batik bisa jadi cara kita untuk menambah kesan ramah.</p>
<p>Batik, budaya menghias kain agar terlihat menarik merupakan salah satu kelebihan yang terpendam dari bangsa Indonesia. Olahannya yang relatif rumit, seolah menggambarkan jalinan perbedaan yang bisa diikat dalam sebuah komposisi keindahan.  Batik adalah salah satu bentuk bahasa visual yang indah, yang memberikan makna pada setiap warna dan motifnya. Tak heran, setiap batik memiliki pesan yang berbeda untuk setiap tempat dan setiap suasana.  Anda bisa menempatkan batik di ruang tamu atau ruang keluarga. Kedua ruang ini merupakan  ruang interaksi, ruang tempat berbagi cerita dan makna. Tentunya wadah interaksi ini semakin bermakna dan inspiratif dengan aksen-aksen batik sebagai background ruang atau elemen ruang. Menempatkan batik di ruang tamu, bisa jadi cara jitu menghidupkan suasana.</p>
<p>Erwin Yap, seorang ahli fengshui dan baca wajah,  adalah pemilik ruang tamu ini. Kegemarannya akan batik terbukti di setiap sudut ruang. Selalu ada batik disana. Mulai dari aksen batik di atas poef, di <a href="http://www.jogja-batik.com/category/sarung-bantal/">bantal-bantal kursi</a>, dan pada vas bunga hias, semua terkena sentuhan “cinta batik”-nya Erwin Yap.  Anda tertarik untuk menghidupkan suasana ramah di ruang tamu? Cara ini bisa dicoba. Untuk mendapatkan produk-produk batik cantik sebagai penghias rumah anda,anda bisa kunjungi <a href="http://jogja-batik.com">jogja batik</a>,tempat belanja produk batik berkualitas dan ekslusif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/ruang-tamu-dengan-aksen-batik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses Pewarnaan Dingin</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/proses-pewarnaan-dingin/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/proses-pewarnaan-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 03:03:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Produk Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Larutan Pembasah Kain

 Rebus 4 liter air yang kadar chlorine tidak terlalu tinggi,setelah mendidih,angkat dan diamkan selama 5 sampai 10 menit,masukkan di bak,kotak untuk merendam kain
 Masukkan 250 gram as soda,dan diaduk-aduk hingga rata dan larut
 Masukkan kain ke dalam campuran air,sampai terendam sambil dibolak-balik agar rata dan dipastikan air as soda sudah masuk ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Larutan Pembasah <a href="http://jogja-batik.com">Kain</a></strong></p>
<ol>
<li> Rebus 4 liter air yang kadar chlorine tidak terlalu tinggi,setelah mendidih,angkat dan diamkan selama 5 sampai 10 menit,masukkan di bak,kotak untuk merendam kain</li>
<li> Masukkan 250 gram as soda,dan diaduk-aduk hingga rata dan larut</li>
<li> Masukkan kain ke dalam campuran air,sampai terendam sambil dibolak-balik agar rata dan dipastikan air as soda sudah masuk ke pori-pori kain secara menyeluruh</li>
<li> Angkat kain,peras lalu tiriskan</li>
</ol>
<p>Untuk kain yang kurang dari 2 meter dapat diikat terlebih dahulu,kemudian direndam,tetapi apabila kain lebih dari 2 meter sebaiknya direndam terlebih dahulu baru kemudian diikat dengan rafia sesuai motif yang diingikan,mengingat ketebalan kain biasanya sulit ditembus oleh air pengikat warna.</p>
<p><strong>Cairan Pewarna :<span id="more-161"></span></strong></p>
<p>Bahan :</p>
<ul>
<li>950 cc air suling atau mineral</li>
<li>2 sendok makan garam dapur</li>
<li>4 sendiok makan urea</li>
<li>2 sendok makan as soda</li>
</ul>
<p>Cara mencampur pewarna :</p>
<p>1. bahan-bahan tersebut di atas dicampur jadi satu,aduk hingga larut dengan sendok kayu,air campuran lalu tuangkan pada gelas-gelas kecil untuk masing-masing diberi warna yang diinginkan</p>
<p>2. Beri warna setiap gelas dengan zat pewarna sesuai keinginan untuk bahan yang tipis,sebaiknya memberi warna sedikit saja 1/4 &#8211; 1/2 sendok,karena hasilnya akan tajam dan cenderung menyolok,akan tetapi semua proses pewarnaan pemberian warna tergantung pada selera masing-masing.</p>
<p>3. Gunakan kuas atau pipet untuk mewarnai kain yang sebelumnya sudah diikat (apabila kain kurang dari 2 warna)</p>
<p>4.Sebelum proses pewarnaan selesai,kain dimasukkan ke dalam plastik yang sudah diberi alas koran,dan diperas selama 24 jam</p>
<p>5. Setelah di peram,lepas ikatan dengan gunting kecil atau jungkit benang.</p>
<p>6. Jemur hingga kering,kemudian bilas atau cuci dengan air biasa,kalau perlu diberi pelembut (softener) dan dijemur di tempat teduh (tidak terkena matahari langsung).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/proses-pewarnaan-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motif-motif tie dye dan cara mengikat</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/motif-motif-tie-dye-dan-cara-mengikat/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/motif-motif-tie-dye-dan-cara-mengikat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 04:04:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Produk Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ikat celup]]></category>
		<category><![CDATA[jumputan]]></category>
		<category><![CDATA[tie dye]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[
Motif Garis
Motif ini akan membentuk garis-garis baik horisontal,vertikal; atau asimetris disesuaikan selera.
 Motif Mata sapi Motif ini berbentuk lingkaran besar yang biasanya diletakkan ditengah-tengah media misalnya kain,kaos,dan lain-lain.
Motif Lingkaran-lingkaran 
Motif lingkaran-lingkaran kecil ini dapat menggunakan kerikil,logam atau mutiara. Apabila ingin menghasilkan karya yang unik,kerikil yang digunakan bermacam-macam ukuran mulai dari yang kecil sampai yang ukuran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><strong>Motif Garis</strong><br />
Motif ini akan membentuk garis-garis baik horisontal,vertikal; atau asimetris disesuaikan selera.</li>
<li> <strong>Motif Mata sapi</strong> Motif ini berbentuk lingkaran besar yang biasanya diletakkan ditengah-tengah media misalnya kain,kaos,dan lain-lain.</li>
<li><strong>Motif Lingkaran-lingkaran </strong><br />
Motif lingkaran-lingkaran kecil ini dapat menggunakan kerikil,logam atau mutiara. Apabila ingin menghasilkan karya yang unik,kerikil yang digunakan bermacam-macam ukuran mulai dari yang kecil sampai yang ukuran besar,atau ketiga alat bantu digunakan semua seperti logam,mutiara dan batu kerikil menjadi motif yang tidak beraturan tetapi unik.<span id="more-157"></span></li>
<li><strong>Motif spiral </strong><br />
Motif spiral ini seperti pusaran air yang bergerak,apalagi kombinasi warna yang dibuat lebih dari 2 warna,akan terlihat menjadi indah.</li>
<li>
<strong>Motif Jelujur</strong><br />
Motif jelujur mempunyai keunikan tersendiri dari motif-motif yang lainnya,selain proses pengikatannya lebih lama dan rumit misalnya motif gelombang,obat nyamuk dan lain-lain.</li>
<li><strong>Motif Acak (Marmer)</strong><br />
Motif acak ini paling mudah, dan hasilnya seperti motif lantai marmer,tehnik ini dapat digabungkan dengan tehnik lain agar hasilnya lebih unik.</li>
<li><strong>Motif  Simpul (Knotting)</strong><br />
Motif ini sama dengan motif acak,mudah dan tidak beraturan</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/motif-motif-tie-dye-dan-cara-mengikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Ikat Celup (Tie Dye)</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/apakah-ikat-celup-tie-dye/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/apakah-ikat-celup-tie-dye/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 03:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Produk Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Tie Dye yang dalam bahasa Indonesia disebut Ikat celup,adalah sebuah tehnik untuk membuat motif secara manual yakni dengan cara mengikat,yang berfungsi untuk menghalangi warna agar tidak masuk ke area yang kita inginkan,apabila area yang diwarnai,kecil,maka dapat memakai kuas sebagai alat bantu dengan istilah mencolet.
Ada 4 cara mengikat dalam Ikat Celup (tie Dye) :
1. Diikat (dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tie Dye yang dalam bahasa Indonesia disebut Ikat celup,adalah sebuah tehnik untuk membuat motif secara manual yakni dengan cara mengikat,yang berfungsi untuk menghalangi warna agar tidak masuk ke area yang kita inginkan,apabila area yang diwarnai,kecil,maka dapat memakai kuas sebagai alat bantu dengan istilah mencolet.</p>
<p>Ada 4 cara mengikat dalam <a href="http://jogja-batik.com">Ikat Celup</a> (tie Dye) :<br />
1. Diikat (dengan tali rafia)<br />
2. Dijelujur (dengan benang nylon)<br />
3. Disimpul<br />
4. Dibungkus dengan sesuatu (kerikil,mutiara atau logam)</p>
<p>Alat dan Bahan Untuk membuat motif Ikat celup :<span id="more-154"></span></p>
<p>1. bahan kain,sebaiknya terbuat dari serat alam seperti katun dan sutera,karena penyerapan warnanya akan sempurna. Seringkali kita mendapatkan bahan kain katun dan sutera yang mengandung polyester,istilah dimasyarakat adalah sutera kecewa alias sutera palsu. Pada kain sutera palsu zat pewarnanya tidak dapat mengikat pada pori-pori kain karena mengandung polyester,biasanya pada proses pembilasan terakhri,warna yang ada di kain luntur. Sehingga memerlukan zat pewarna khusus untuk kain yang mengandung polyester&#8230;&#8230;&#8230;<em>(to be continued&#8230;&#8230;&#8230;.)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/apakah-ikat-celup-tie-dye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahan-Bahan Untuk Pembuatan Batik</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/bahan-bahan-untuk-pembuatan-batik/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/bahan-bahan-untuk-pembuatan-batik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 01:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Bahan-bahan untuk membuat batik antara lain :

Kain mori (bisa terbuat dari katun. Kualitas mori bermacam-macam,dan jenisnya sangat menentukan baik buruknya kain batik yang dihasilkan
Canting sebagai alat pembentuk motif.Canting adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan. Canting untuk membatik terbuat dari tembaga atau bambu sebagai pegangannya.
 Gawangan (tempat untuk menyampirkan kain) Gawangan adalah perkakas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan-bahan untuk membuat batik antara lain :</p>
<ol>
<li><strong>Kain mori (</strong>bisa terbuat dari katun. Kualitas mori bermacam-macam,dan jenisnya sangat menentukan baik buruknya kain batik yang dihasilkan</li>
<li><strong><a href="http://www.jogja-batik.com/canting-elektrik/">Canting</a></strong> sebagai alat pembentuk motif.Canting adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan. Canting untuk membatik terbuat dari tembaga atau bambu sebagai pegangannya.</li>
<li><strong> Gawangan </strong>(tempat untuk menyampirkan kain) Gawangan adalah perkakas untuk menyangkutkan dan membentangkan mori sewaktu dibatik. Gawangan dibuat dari bahan kayu,atau bambu. Gawangan harus dibuat</li>
<li>sedemikian rupa,sehingga mudah dipindah-pindah,tetapi harus kuat dan ringan.</li>
<li><strong>Bandul</strong>.Bandul dibuat dari timah,atau kayu,atau batu yang dikantongi. Fungsi pokok bandul adalah untuk menahan mori yang baru dibatik agar tidak mudah tergeser tertiup angin,atau tarikan si pembatik secara tidak sengaja.<span id="more-147"></span></li>
<li><strong>Malam yang dicairkan</strong>. Lilin atau malam ialah bahan yang dipergunakan untuk membatik. Sebenarnya malam tidak habis (hilang),karena akhirnya diambil kembali pada proses mbabar,proses pengerjaan dari membatik sampai batikan menjadi kain. Malam yang dipergunakan untuk membatik berbeda dengan malam atau lilin biasa. Malam untuk membatik bersifat cepat menyerap pada kain,tetapi dapat dengan mudah lepas ketika proses pelorotan.</li>
<li><strong>Wajan</strong>. Wajan ialah perkakas untuk mencairkan &#8220;malam&#8221;. Wajan dibuat dari logam baja atau tanah liat. Wajan sebaiknya bertangkai supaya mudah diangkat dan diturunkan dari perapian tanpa menggunakan alat lain.</li>
<li><strong>Kompor kecil untuk memanaskan</strong>. Kompor adalah alat untuk membuat api. Kompor yang biasa digunakan adalah kompor dengan bahan bakar minyak.</li>
<li><strong>Saringan Malam</strong>. Saringan ialah alat untuk menyaring malam panas yang banyak kotorannya. Jika malam disaring,maka kotoran dapat dibuang sehingga tidak mengganggu jalannya malam pada cucuk canting sewaktu dipergunakan untuk membatik</li>
<li><strong>Pola</strong> : Pola ialah suatu motif batik dalam mori ukuran tertentu sebagai contoh motif batik yang akan dibuat</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/bahan-bahan-untuk-pembuatan-batik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merawat Batik Tetap Cantik (Menyimpan)</title>
		<link>http://www.batikyogyakarta.com/merawat-batik-tetap-cantik-menyimpan/</link>
		<comments>http://www.batikyogyakarta.com/merawat-batik-tetap-cantik-menyimpan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 13:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.batikyogyakarta.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[
Hati-hati saat menyimpan batik. Batik berpayet sebaiknya digantung saja karena bila dilipat payet beresiko rusak.
Untuk menggantung batik,pilih gantungan yang terbuat dari kayu atau rotan. Gantungan yang terbuat dari kawat dapat merusak batik
Apabila lemari gantung kita berlampu,jangan biarkan sinarnya mengenai batik secara langsung. Hal ini akan membuat warna batik berubah. Lebih aman matikan saja lampunya.
Agar terhindar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Hati-hati saat menyimpan batik. Batik berpayet sebaiknya digantung saja karena bila dilipat payet beresiko rusak.</li>
<li>Untuk menggantung batik,pilih gantungan yang terbuat dari kayu atau rotan. Gantungan yang terbuat dari kawat dapat merusak batik</li>
<li>Apabila lemari gantung kita berlampu,jangan biarkan sinarnya mengenai batik secara langsung. Hal ini akan membuat warna batik berubah. Lebih aman matikan saja lampunya.<span id="more-116"></span></li>
<li>Agar terhindar dari ngengat dan membuat batik tetap wangi,taruh akar cendana atau merica biji atau cengkeh di lipatan batik atau sebar di lemari. Cara lain adalah membungkus akar cendana/merica biji/cengkeh ke dalam kain dan bungkus seperti potpourri. Selanjutnya taruh bungkusan kain itu ke dalam lemari</li>
<li>Pastikan lemari penyimpan selalu bersih. Alasi permukaan dengan kertas roti. Tinta kertas koran bisa merusak <a href="http://jogja-batik.com">motif batik</a>.</li>
<li>Untuk menghilangkan debu atau ngengat,sebaiknya keluarkan batik sebulan sekali dari dalam lemari. Buka lipatannya dan kibas-kibaskan kain tersebut. Setelah itu angin-anginkan batik selama 1 jam.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.batikyogyakarta.com/merawat-batik-tetap-cantik-menyimpan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

