Batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang telah diakui dunia. Namun banyak orang yang tidak bisa membedakan jenis-jenis kain batik yang beredar di pasaran. Sebagian besar orang hanya tahu bahwa yang dimaksud dengan batik adalah tekstil/kain yang bermotif etnik,dengan corak flora atau fauna yang digambar melengkung atau berlekuk-lekuk.Akibat ketidakpahaman ini,banyak orang yang heran manakala menanyakan harga sebuah kain/produk tekstil batik yang “mirip” tetapi harganya jauh berbeda. Memang jenis batik yang beredar dipasaran harganya sangat bervariasi,mulai yang paling murah hingga yang super mahal. Dalam artikel ini,kami ingin membagikan sedikit ilmu tentang batik,yang tentunya akan membedakan harga produknya sesuai tingkat kerumitan proses produksinya.

Dari segi teknik atau cara pembuatannya, ada 5 jenis kain batik yang dijual orang , yaitu:
1. batik tulis.
2. batik kombinasi ( kombinasi Motif Batik cap dan batik tulis)
3. batik cap
4. batik printing
5. batik cabut (kombinasi batik printing dan batik tulis).
Dibutuhkan pengetahuan dan kecermatan untuk mengetahui apakah sehelai kain bercorak batik itu merupakan jenis batik tulis, cap atau printing. Setiap jenis batik memiliki beberapa ciri khusus,dan kami akan membagikan tips ini untuk anda secara bertahap.
Untuk batik tulis,ciri-ciri yang perlu diperhatikan adalah :
Biasanya Pembuatan Batik dan Pembuatan Batik Tulis setiap gambar dan setiap motifnya tidak sama persis (asimetris). Ada bagian yang terlalu kecil dan ada bagian yang terlalu besar. “Cecek-cecek” dan “isinen” dalam tiap gambar juga tidak sama besar-kecilnya
Untuk batik tulis,ciri-ciri yang perlu diperhatikan adalah :
- Biasanya Pembuatan Batik & Pembuatan Batik Tulis setiap gambar dan setiap motifnya tidak sama persis (asimetris). Ada bagian yang terlalu kecil dan ada bagian yang terlalu besar. “Cecek-cecek” dan “isinen” dalam tiap gambar juga tidak sama besar-kecilnya
- Motif Batik Tulis selalu dibatik terusan , maksudnya sesudah dibatik “ngengrengan” dibatik lagi di belakang kain agar motif kelihatan lebih jelas.
- Motif Batik Tulis asli biasanya memiliki aroma yang khas, karena kain batik ini “disoga” atau diwarnai dengan kulit-kulit kayu, seperti kayu tingi (untuk warna hitam, kayu teger (untuk warna kuning), kayu jambal(untuk warna coklat), daun Tom dan akarnya (untuk warna biru).
- Kain mori yang dipakai biasanya lebih berat dibanding mori untuk jenis Batik lainnya.
- Semakin kecil-kecil dan rumit motifnya, biasanya Batik itu semakin halus.
Semoga tulisan kecil ini bisa membantu dalam berbelanja batik tulis. Selamat berbelanja batik!
