Pemaparan Makna Simbolik Motif Batik Tradisional(1)

Setiap motif batik mempunyai makna filosofis. Makna-makna tersebut menunjukkan kedalaman pemahaman terhadap nilai-nilai lokal. Dan sampai sekarang nilai-nilai tersebut masih bertahan.
Berikut ini akan dipaparkan beberapa makna filosofis motif batik :
1. Motif Sawat
Sawat berarti melempar. Dahulu kala,orang Jawa percaya dengan para dewa sebagai kekuatan yang mengendalikan alam semesta. Salah satu dewa tersebut adalah Batara Indra. Dewa ini mempunyai senjata yang disebut wajra atau bajra,yang berarti pula thathit (kilat). Senjata pusaka tersebut digunakan dengan cara melemparkan (Jawa : nyawatake).
Bentuk senjata Batara Indra tersebut menyerupai seekor ular yang bertaring tajam serta bersayap (Jawa : Mawa Lar). Senjata ini bila dilemparkan akan menyambar-nyambar di udara dan mengeluarkan suara yang amat keras dan menakutkan. Walaupun menakutkan,wajra juga mendatangkan kegembiraan sebab ia dianggap sebagai pembawa hujan. Senjata pusaka Batara Indra ini diwujudkan ke dalam motif batik berupa sebelah sayap dengan harapan agar sipemakai selalu mendapatkan perlindungan dalam kehidupannya.

One Response to “Pemaparan Makna Simbolik Motif Batik Tradisional(1)”

  1. retno May 12, 2011 at 1:24 am #

    alangkah lebih menarik dan jelas bila dalam artikel ini juga disertakan gambar.trimakasih segala infonya.

Leave a Reply