Tips Merawat Kain Dan Baju Batik
Baju batik dan kain batik memerlukan perawatan khusus agar tetap terlihat bagus dan cantik sepanjang waktu. Proses pembuatan dan pewarnaan batik dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan mesin. Pada pencucian pertama hingga pencucian ketiga akan terjadi pelepasan residu dari proses pewarnaan batik tersebut. Namun,proses pelepasan residu ini tidak akan mempengaruhi kualitas baju dan warna karena proses ini bukan pelunturan warna.
Berikut ini tips untuk merawat kain batik yang dapat anda lakukan:
- Cuci kain batik dengan menggunakan sabun dari buah lerak,sudah tersedia dalam kemasan yang praktis dan harganya pun murah.Caranya : Tuangkan 1 takaran (tutup botol) cairan kedalam setengah ember air,aduk. Masukkan 3-4 lembar cucian batik,biarkan 5-10 menit,cucilah batik dengan gerakan lembut.Bilaslah dengan air bersih,sebaiknya jangan diperas dan jemur ditempat yang teduh. Bisa juga menggunakan buah lerak atau daun dilem yang sudah direndam air hangat.Caranya,remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa,lalu tambahkan air secukupnya,dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan yang bisa merusak kain.
- Jangan menggunakan deterjen untuk mencuci batik dan jangan digosok. Jika noda dibatik tidak terlalu kotor maka cukup dicuci dengan air hangat. Namun jika terkena noda,cuci batik dengan menggunakan sabun lerak. Jika noda masih membandel,hilangkan dengan memberikan perasan kulit jeruk pada noda tersebut.
- Jangan cuci batik dengan menggunakan pemutih dan menggunakan mesin cuci
- Setelah kotoran hilang,jemur batik di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung,cukup diangin-anginkan atau jemur di tempat yang teduh. Yang perlu diperhatikan juga,jangan diperas,biarkan kering secara alami.
- Jangan menyetrika kain batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut,semprotan sedikit air ke atas kain batik,lalu letakkan sehelai alas kain diatasnya,baru disetrika.
- Jika anda ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis,jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya,tutupi dulu batik dengan koran,baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain.
- Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik,terutama batik sutera dengan pewarna alami.

October 25th, 2011 at 8:06 am
beli leraknya dimana dan bentuknya seperti apa?
October 27th, 2011 at 9:17 pm
kami juga menjual lerak cair ,bentuknya seperti sampo,cairan tapi busanya tidak banyak dan tidak mengandung deterjen. Dikemas dalam botol berisi 250 dan 300 mL